Tampilkan postingan dengan label harmoni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harmoni. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 September 2009

Malam Ini

Lihatlah malam semakin indah
dinginnya suasana, semilirnya angin, indahnya bintang-bintang
pejamkan mata rasakan keagungannya
hati yang sedih seakan mati
duduk seorang diri ditemani secangkir kopi
mari bersulang untuk kebahagiaan hidup ini

Minggu, 21 September 2008

Tentang Dirimu

Kau bukanlah teman
Tapi mengapa kau tak berubah
Kamu selalu mendukungku
Walau kita tak bersama

Kini kau untuk dirinya
Seseorang di ujung dunia sana
Yang selalu ada di setiap tawamu
Usah kau menangis

Di sini ku hanya berdiri
Sepi
Rumput hijau melambai padaku
Tapi harapanku bersamamu

Siapa pun kau di sana
Pancarkan cahaya dirinya
Lihatlah sinar di matanya
Orang yang pernah berdalih
Bahwa itu bukan dirinya

The Best Man

Wahai seluruh umat sejagad
Tahukah kamu siapa dirinya
Tak mungkin dia melukaimu

Ku belajar hidup darinya
Tak mungkin ku bisa berlari tanpanya
Mustahil ku dapat di sini tanpanya

Saat ku sakit dia selalu ada
Tatkala aku senang dia pun gembira
Di manapun dia berada
Semuanya berasa bangga
Mungkin dia seorang istimewa

Detik terus berjalan
Putaran waktu merubah semua
Tapi dia tetap terindah
Tapi mengapa kini ku rindu dia

Selalu Kamu

Di mana ku melangkah
Kau selalu di hati
Namamu membuatku bercahaya
Rasa banggaku bersamamu

Ke mana pun aku melangkah
Hanya bayangmu
Tapi kau selalu berkata padaku

Dalam hasrat lubuk hatiku
Hanya kamu dan selalu kamu
Tapi semua tahu

Saat ku melangkah
Bintang dan malam menyapaku
Dan ketika mentari hadir di sana
Terdengar bahwa kamu
Berjalan di jalan yang terdalam

Selalu Kamu

Di mana ku melangkah
Kau selalu di hati
Namamu membuatku bercahaya
Rasa banggaku bersamamu

Ke mana pun aku melangkah
Hanya bayangmu
Tapi kau selalu berkata padaku

Dalam hasrat lubuk hatiku
Hanya kamu dan selalu kamu
Tapi semua tahu

Saat ku melangkah
Bintang dan malam menyapaku
Dan ketika mentari hadir di sana
Terdengar bahwa kamu
Berjalan di jalan yang terdalam

*Bila Kau Di Sana*

Di sini ku terdiam malu
Tapi ku tak mau jauh
Dari segala tentangmu
Bersama gerakan angin

Terdengar kata hatiku
Bila kau di sana membuka mata
Dan kau tersenyum melihat semua
Namun ku tetap di sini
Bersama terangnya bintang

Kau tak pergi sedih
Berjuang melayang tinggi
Begitu indah yang kau cari
Ku mau kau tetap di sana
Mendapati diriku yang rapuh

Siapa Dirimu

Awan merangkak di angkasa
Bunga dan daun bergoyang bersama
Menatap gemerciknya air
Kutanyakan pada siapa rasa ini

Mengubah semua hariku
Mengusik tiap malamku
Menyiksa batinku
Ku bertanya siapa dirimu

Kutanya pada angin
Namun tak kutemukan jawaban
Seakan kuingin berteriak
Kau mau apa

Bayangmu mencuri detik-detikku
Seakan diriku hilang
Entah kemana harus kulangkahkan kakiku
Mengapa kau tak sadarkan diriku
Apa yang harus kulakukan

Izinkan Aku

Walaupun berat rasanya
Kan kutempuh lintasan panjang
Hariku menanti tawanya
Izinkan aku mengenangnya

Mengapa semua menghadang jalanku
Walau sedetik saja aku tak mampu
Jemu dalam kerinduan
Bagaimana embun pagi

Terasa diriku terbelah
Tak mampu ku pergi
Hingga kusadari langkahmu semu
Izinkan aku berlari padanya

Tetes air berjatuhan
Membasahi dirimu yang beku
Yang termenung bersama bayangnya
Izinkan aku merindukannya

Tanpa Dirimu

Pukulan berat yang kuterima
Saat ku tak bisa lagi melihat senyummu
Ku berada di lautan kesepian
Terhanyut kenangan tentangmu
Tanpa terdengar langkah kakimu
Kau bawa bintang di teriknya siang
Mungkin suatu saat
Kau bawa aku dari sini
Mengapa kau membisu
Haruskah ku menentang badai
Mencarimu di dalamnya lautan
Berteriak namamu di damai keheningan
Menyelamatkanmu di gelapnya awan
Mungkinkah kau jemu
Dengan diriku yang terajam rindu
Aku tak peduli
Mengapa tak kau kurung saja aku
Dalam dunia tanpa hati

Habis

Saat kau ucapkan semua
Kuharap itu hanya mimpi
Ku tak sanggup menutup mata
Seakan nafasku terhenti

Habis
Semua harapan dan semangatku
Tak mampu lagi ku bergerak
Ku tak bisa ungkapkan apa pun

Habis
Semua waktuku untukmu
Kau membuat semua berganti
Kuberikan gelar terhebat untukmu
Ku hanya berdiri lemas di sini

Kekasih Impian

Untuk dirimu yang hadir dalam mimpiku
Yang mampu hiasi malamku
Lalu membuat pagiku lebih ceria
Dan slalu beri cahaya di setiap senyumku

Bila kuingat lakumu
Terbayang sosok malaikat dalam dirimu
Sentuhan hangat yang mampu getarkan batinku
Seakan masih selimuti jiwaku
Resapkan ketulusanmu

Dalam benakku
Sejuta tanya hanya tentangmu
Ingin ku berkelana
Temukan dirimu lagi
Leburkan masa denganmu

Kuciptakan ribuan syair indah
Kuharap nanti
Suara lembutmu kan nyanyikannya

Mengapa hanya maya
Keyakinanku bukanlah lacuna

Un7-221106

Haruskah Ku Memilih

Hidup munculkan banyak pilihan
Sampai saat ku berdiri saat ini
Menyusuri sekumpulan tanda tanya
Mereka menanyakan hal yang sama
Berharap jawaban yang sama

Dia baik dan perhatian
Yang lain dewasa dan pengertian
Ada lagi yang lucu dan menyenangkan
Yang itu manis dan menghanyutkan
Mengapa aku harus tenggelam dalam kebingungan

Haruskah ku memilih
Ini adalah klimaks teka teki
Saat kata ya dan tidak sulit terucapkan

Aku bukanlah primadona
Aku juga bukan ratu sejagad
Mengapa mereka membuatku berpikir
Lumpuhkan prinsip diri
Telusuri danau tanpa tepi
Alirkan surga cinta ini

Dia tampan dan bijaksana
Yang lain ramah dan rapi
Ada lagi yang rajin dan pekerja keras
Yang itu rendah hati dan romantis
Ingin ku berlari dari semua ini

Un7-170107

Sahabat Pencuri Hati

Suka duka pernah kita jamah
Saat tawa dan tangis itu pernah kita lalui
Berlari, merangkak dan merenung
Kita pun pernah terjatuh bersama

Ingatkah wahai sahabat
Kita mengais canda di hujan badai
Kita jalin kesetiaan segala zaman
Ikrarkan janji sepanjang masa

Mengapa ada kisah berbeda
Atau hanya perubahan istilah
Kau perlahan merajut secercah rasa
Atau aku yang terlupa janji kita

Kau ciptakan sebuah suasana
Merekahkan suatu senyum indah
Tapi rasa ini sungguh tak mampu kukenali
Aku tak mengerti rasa ini begitu dalam

Aku takut mencari makna
Mengalir sejuta tanya
Terus menggoda anganku

Aku takut bayangmu makin sirna
Tak ingin jarak pisahkan kita
Apa engkau rasakan semua
Kuharap kau berpikir sama

Un7-030107

MemeLuk CinTa

Takkan kuulangi lagi
Membiarkanmu berlalu
Mulai kusadari hadirmu penuh arti

Andai saja rasa ini tak datang tanpa permisi
Kuizinkan slalu
Kau menerobos kegelapan jiwaku
Menerawang cakrawala hatiku

Aku tak sanggup bersaksi
Melihat bayangmu yang menjauh
Tuntun langkahku bersamamu

Aku beranjak dari fakta dunia
Memasuki ruang hampa penuh cinta
Kugapai dan kupeluk rasa ini
Dan tak ingin kulepas lagi

Un7-050207

Pernyataan Hati

Melarutkan berbagai aksi
Aku menangkap sebuah sinyal suci
Mulai ku anggap diriku tidaklah berarti
Sembunyikan tawa hati

Aku bertemu dengan dirinya
Rebahkan gelombang jiwa dalam keindahannya
Lantunkan kidung syahdu hanya untuknya
Belum mampu kusadari
Badai lembut yang goyahkan hidupku ini

Bayang yang hapus semua sepi
Tepiskan amarah dengan canda
Aku benar-benar tenggelam di dalamnya
Di sebuah cerita
Yang selama ini hanya tertulis dalam kisah
Ini bukan fiksi yang kutuliskan lalu kuimpikan
Aku merasakan kehidupan

Bahkan sempat kuberontak
Kenyataan ini terlalu indah untukku
Bahkan lebih indah dari mimpiku

Mungkin sulit kuakui
Aku benar-benar terperangkap dalam hatinya

Un7-090407

Berjalan Cantik

Tatkala fajar mulai tersenyum
Sinarnya mengelus pori
Betapa cantik kurasa
Saat ku mulai berjalan
Seakan pohon melambaikan daunnya
Menyapaku dengan lembut
Awan pelindungku tersenyum dengan manisnya
Ketika semua mulai meninggalkanku
Bulan seakan berkata padaku
Bagaimana kabar senyummu hari ini
Bintang pun berkedip padaku
Terasa indah
Perasaan yang mnutup kesendirian
Kesedihan yang sirna oleh keyakinan
Dan lihatlah
Menatap indahnya dunia
Semua tersenyum pada kebahagiaan
Dan berjalan cantik

Sabtu, 13 September 2008

Surat untuk awanku

Di tengah merdu suara gerimis
Ku ingin bertanya
Bagaimana kabar awanku hari ini
Wahai awanku
Aku telah menjadi sebuah bintang yang rapuh
Tertanam dalam ladang yang gersang
Dan terhimpit bebatuan
Meski kau menolongku dengan menurunkan hujan
atau menyempurnakan cahaya yang datang
un7-210408

Terbanglah kawan

Merangkai cita
Menutup asa
Wujudkan mimpi indah
Itukah yang kau lakukan
Saat terbuka pintu alam
Bangunkan dari ketidaksadaranku
Menyelinap dalam cakrawala hatiku
Di mana aku harus bertanya
Kisah tentangmu
Shandy yang tak terkuak
Harumkan aura senja
Melekat dalam dongeng dunia
Kau terbang meninggi, perlahan
Kusisipkan doa untukmu
Di sela-sela sayapmu
un7-270207

Bintang yang Itu

Kutunjuk satu buntang
Bukan yang istimewa
Namun sinarnya berbeda
Kumencoba menyapa
Bintang yang itu
Hai bintang
Kau sudah lama tak kilaukan malamku
Malam ini kau hadir dan tersenyum indah
Apa kau dengar nyanyian bocah-bocah itu
Apa bintang yang itu mau ceritakan mimpiku
Aku hanya bisa menatapmu
Aku igin kau tak hanya sebuah legenda
Jangan hilang di tempat persembunyianmu
Egoku berharap malam terus menjadi malam
Agar kau selalu temani aku
Kau tahu mengapa kau menyedihkan
Kau tak pernah resapi embun pagi
Kau tak pernah bertegur sapa dengan mentari
un7-040106

Kerinduan Seorang Sahabat

Teringat cerita tentang kita
Selalu mencoba saling mengerti
Entah sejak kapan kisah itu kita awali
Kau selalu coba menyapaku
Walau hanya dalam bisik hati
Meski lewat senandung rindu
Entah hanya tertoreh dalam goresan
Tapi kini kusadari
Semua tlah menjadi kenangan
Kau berlari mengejar impian
Bayangmu makin menghilang
Tak kutemukan warnamu
Kau mulai kepakkan sayap dan bersinar
Tawamu meresap dalam lamunan
Ku merindukan.......
Saat kita mendongeng tentang hidup
Lantunkan kidung-kidung indah
Menantimu kembali
Akankah bersama lagi kita lakukan semua
Wahai sahabatku
un7-040107